• December 14, 2025

Kebangkitan dan Kejatuhan Laskar89: Garis Waktu Peristiwa


Laskar89 pernah menjadi kekuatan yang tangguh dalam dunia aktivisme online, yang dikenal karena retorika anti kemapanan yang kuat dan dedikasinya untuk mengungkap korupsi pemerintah. Namun, seiring berjalannya waktu, pengaruh kelompok tersebut memudar dan kejatuhan mereka terjadi dengan cepat dan dramatis. Mari kita lihat naik turunnya Laskar89, kronologi peristiwa yang berujung pada kehancuran mereka.

Bangkitnya Laskar89 (2010-2015)

Laskar89 didirikan pada tahun 2010 oleh sekelompok aktivis muda yang muak dengan status quo dan ingin membuat perbedaan. Mereka dengan cepat mendapatkan pengikut di media sosial, dan pesan-pesan anti-pemerintah mereka diterima oleh sebagian besar masyarakat. Kehadiran mereka di dunia maya berkembang pesat, dan mereka dikenal karena sikap mereka yang berani dan tidak kenal kompromi dalam melawan korupsi.

Pada tahun 2012, Laskar89 mengorganisir serangkaian protes di kota-kota besar di seluruh negeri, yang menarik ribuan pendukungnya turun ke jalan. Pesan mereka jelas: mereka menginginkan transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah, dan mereka bersedia memperjuangkannya. Protes-protes ini menarik perhatian internasional dan mengukuhkan reputasi Laskar89 sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan.

Jatuhnya Laskar89 (2016-2019)

Seiring dengan meningkatnya pengaruh Laskar89, tindakan keras pemerintah terhadap kelompok tersebut juga meningkat. Pada tahun 2016, beberapa anggota kunci Laskar89 ditangkap atas tuduhan penghasutan dan penghasutan kekerasan. Pemerintah juga mulai memantau aktivitas online kelompok tersebut, menutup akun media sosial mereka dan memblokir akses ke situs web mereka.

Meskipun mengalami kemunduran, Laskar89 terus beroperasi secara bawah tanah, mengorganisir demonstrasi rahasia dan menyebarkan pesan mereka melalui saluran terenkripsi. Namun, tanpa platform daring, jangkauan mereka sangat terbatas, dan dukungan mereka mulai berkurang.

Pada tahun 2018, sebuah kebocoran besar mengungkapkan bahwa beberapa anggota Laskar89 telah terlibat dalam kegiatan ilegal, sehingga mencoreng reputasi kelompok tersebut dan menyebabkan perpecahan lebih lanjut di antara para anggotanya. Pemerintah memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan tindakan keras lebih lanjut terhadap kelompok tersebut, menangkap lebih banyak anggotanya dan secara efektif membubarkan organisasi mereka.

Pada tahun 2019, Laskar89 kembali seperti dulu, dengan para pemimpinnya berada di penjara atau bersembunyi. Kehadiran kelompok ini yang dulunya luar biasa telah direduksi menjadi sekadar catatan kaki dalam sejarah aktivisme online.

Naik turunnya Laskar89 menjadi sebuah peringatan bagi kelompok aktivis lain yang mungkin juga mengalami situasi serupa. Meskipun dedikasi mereka dalam memerangi korupsi patut dipuji, kurangnya transparansi dan akuntabilitas pada akhirnya menyebabkan kejatuhan mereka. Dalam dunia aktivisme online, kepercayaan adalah hal yang terpenting, dan jika kepercayaan tersebut rusak, maka hampir mustahil untuk mendapatkannya kembali.